{"status":200,"data":{"current_page":1,"data":[{"id":350,"name":"Lumajang Siap Sambut Kembali Kemegahan \u201cMystical of Kaliwungu\u201d di Pantai Watu Pecak, 28\u201329 Juni 2025","opening_hours":"undefined","description":"

Lumajang, Jawa Timur<\/strong> \u2013 Kebangkitan seni budaya kembali menggema di Kabupaten Lumajang lewat gelaran spektakuler Segoro Topeng Kaliwungu : <\/b>Mystical of Kaliwungu \u2013 Jaran Kencak 2025<\/strong> yang akan berlangsung selama dua hari, pada 28\u201329 Juni 2025<\/strong> bertempat di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, Lumajang<\/strong>.<\/p>

Acara ini menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025<\/strong>, program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yang menyoroti kekayaan budaya daerah. Didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang dan sejumlah mitra seperti Bank Jatim, acara ini mengangkat seni Tari Topeng Kaliwungu<\/strong>, warisan budaya tak benda yang berasal dari Desa Kaliwungu.<\/p>

Rangkaian Acara: Kolaborasi Budaya dan Atraksi Wisata<\/strong><\/h3>

Sabtu, 28 Juni 2025<\/strong><\/p>

  1. Pantai Lestari Cemara Menyapa (Penanaman Cemara Laut)<\/strong>
    \ud83d\udd52 Pukul 14.00 WIB \u2013 Selesai
    \ud83d\udccd Pantai Watu Pecak<\/p><\/li>

  2. Reggae Senja (Geranium)<\/strong>
    \ud83d\udd52 Pukul 15.00 WIB \u2013 Selesai
    \ud83d\udccd Pantai Watu Pecak
    Nikmati suasana santai sore di tepi pantai bersama alunan musik reggae.<\/p><\/li><\/ol>


    Minggu, 29 Juni 2025<\/strong><\/p>

    1. Mahameru Fishing Festival<\/strong>
      \ud83d\udd55 Pukul 06.00 \u2013 11.30 WIB
      \ud83d\udccd Pantai Watu Pecak
      Sensasi memancing bersama di pagi hari dengan pemandangan Pantai Selatan.<\/p><\/li>

    2. Fashion Show Batik Lumajang<\/strong>
      \ud83d\udd52 Pukul 15.00 WIB \u2013 Selesai
      \ud83d\udccd Pantai Watu Pecak
      Menampilkan pesona batik khas Lumajang dalam balutan gaya modern.<\/p><\/li>

    3. Puncak Acara: Sendratari Kolosal SEGORO TOPENG KALIWUNGU<\/strong>
      \ud83d\udd52 Pukul 15.00 WIB \u2013 Selesai
      \ud83d\udccd Pantai Watu Pecak
      Pertunjukan seni kolosal yang memadukan Tari Topeng Kaliwungu dan budaya Pandalungan yang sakral dan mistis.<\/p><\/li><\/ol>


      Warisan Budaya yang Bangkit Kembali<\/strong><\/h3>

      Tari Topeng Kaliwungu, lahir dari akulturasi budaya Madura dan lokal Lumajang, telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB)<\/strong> oleh Kemendikbudristek RI pada tahun 2021. Dalam pertunjukan sendratari ini, elemen dramatik dan teatrikal diangkat dalam kemasan modern tanpa kehilangan akar tradisinya.<\/p>

      Ajang ini sekaligus menjadi bukti nyata semangat kolaborasi antara seniman, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya daerah agar tetap lestari dan dikenal luas.<\/p>


      \ud83d\udcac Ayo, agendakan liburan serumu hanya #DiLumajangAja!<\/strong>
      \ud83d\udccd Info lengkap dan update:
      Instagram: @pariwisata_lumajang<\/a>
      Facebook: @segoro_topeng_kaliwungu
      Website:
      www.lumajangtourism.com<\/a><\/p>","range_price":"undefined","address":"undefined","latitude":"undefined","longitude":"undefined","start_event":null,"end_event":null,"social_media":"{}","clicked":95,"status":"active","deleted_at":null,"created_at":"2025-06-20T02:22:05.000000Z","updated_at":"2026-04-03T08:49:15.000000Z","user_id":null,"distance":null,"myfiles":[{"id":1050,"data_details_id":350,"image":"https:\/\/lumajangtourism.com\/storage\/images_webp\/9858_mysticalofkaliwungu.webp","display":"on","created_at":null,"updated_at":null,"image_url":"https:\/\/lumajangtourism.com\/storage\/images_webp\/9858_mysticalofkaliwungu.webp"}],"relation_categories":[{"id":428,"filter_categories_id":19,"data_detail_id":350,"filter_categories":{"id":19,"categories_id":11,"name":"Pengumuman"}}]},{"id":359,"name":"PRESS RELEASE SEGORO TOPENG KALIWUNGU","opening_hours":"undefined","description":"

      PRESS RELEASE<\/span><\/p>

      SEGORO TOPENG KALIWUNGU<\/span><\/p>

      Segoro Topeng Kaliwungu adalah  event berbasis destinasi branding yang mengangkat warisan budaya tak benda Tari Topeng Kaliwungu dalam pertunjukan sendratari kolosal. Event ini sebagai upaya membranding destinasi wisata dan menjadikan budaya sebagai daya tarik wisata, sehingga mengikat ingatan wisatawan akan keindahan alam (samudera hindia - pantai selatan) juga keunikan budaya khas Kabupaten Lumajang. <\/p>

      Tari Topeng Kaliwungu digelar secara kolosal pada tahun 2022, selanjutnya digelar setiap tahun dengan melibatkan ratusan penari. Nama event \"Segoro Topeng Kaliwungu\" dimaknai sebagai sebuah pagelaran Tari Topeng Kaliwungu dengan diwarnai keindahan pantai selatan. Memadukan keelokan budaya dan destinasi wisata Pantai Watu Pecak. <\/p>

      Segoro Topeng Kaliwungu mengangkat tema  berbeda setiap tahunnya. Pada tahun 2023 digelar dengan tema \"KIDUNG KATRESNAN\", tahun 2024 dengan tema \" LEGENDA ARGASONYA\" dan tahun 2025 bertema \"MYSTICAL OF KALIWUNGU\".<\/p>

      Penyelenggaraan event ini bertujuan untuk: <\/p>

      1. Meningkatkan promosi dan kunjungan wisatawan  domestik maupun mancanegara,<\/p><\/li>

      2. Mengangkat potensi budaya dan ekonomi kreatif berlatar kearifan lokal  sehingga dapat dikenal sampai internasional<\/p><\/li>

      3. Membangkitkan kebanggaan dan rasa cinta generasi muda akan budaya lokal. <\/p><\/li>

      4. Apresiasi dan wadah bagi seniman serta pelaku ekonomi kreatif untuk terus berkarya secara berkelanjutan. <\/p><\/li><\/ol>

        Tahun 2025 ini Segoro Topeng Kaliwungu ditetapkan dalam agenda event nasional oleh Kementrian Pariwisata RI, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pariwisata Nomor SK\/13\/GK.01.02\/MP\/2025 tentang Penetapan 110 Karisma Event Nusantara Tahun 2025.<\/p>

        Event Segoro Topeng Kaliwungu 2025  didukung dengan rangkaian acara  selama 2 hari. Pada tanggal 28 Juni 2025 dilakukan kegiatan penanaman cemara laut di pantai Watu Pecak dengan tema \"Pantai Lestari, Cemara Menyapa\", Reggae Senja, dan Pameran UMKM. Pada tanggal 29 Juni 2025 digelar Mahameru Fishing Festival, Fashion Show Batik Lumajang dan sendratari kolosal \"Segoro Topeng Kaliwungu\" sebagai puncak acara. <\/p>

        Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap dengan event Segoro Topeng Kaliwungu, pariwisata di Kabupaten Lumajang akan semakin dikenal lebih luas.<\/p>

        Selanjutnya event Segoro Topeng akan terus dikembangkan dan dikemas menjadi paket wisata sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan   luar daerah dan luar negeri, seiring saat ini Lumajang sudah menjadi daerah tujuan wisata. Bahkan tahun 2024 kunjungan wisatawan mancanegara tercatat tertinggi di Jawa Timur. (disparlumajang<\/b>)

        <\/p>

        PRESS RELEASE<\/span><\/p>

        SEGORO TOPENG KALIWUNGU<\/span><\/p>

        Segoro Topeng Kaliwungu adalah  event berbasis destinasi branding yang mengangkat warisan budaya tak benda Tari Topeng Kaliwungu dalam pertunjukan sendratari kolosal. Event ini sebagai upaya membranding destinasi wisata dan menjadikan budaya sebagai daya tarik wisata, sehingga mengikat ingatan wisatawan akan keindahan alam (samudera hindia - pantai selatan) juga keunikan budaya khas Kabupaten Lumajang. <\/span><\/p>

        Tari Topeng Kaliwungu digelar secara kolosal pada tahun 2022, selanjutnya digelar setiap tahun dengan melibatkan ratusan penari. Nama event \"Segoro Topeng Kaliwungu\" dimaknai sebagai sebuah pagelaran Tari Topeng Kaliwungu dengan diwarnai keindahan pantai selatan. Memadukan keelokan budaya dan destinasi wisata Pantai Watu Pecak. <\/span><\/p>

        Segoro Topeng Kaliwungu mengangkat tema  berbeda setiap tahunnya. Pada tahun 2023 digelar dengan tema \"KIDUNG KATRESNAN\", tahun 2024 dengan tema \" LEGENDA ARGASONYA\" dan tahun 2025 bertema \"MYSTICAL OF KALIWUNGU\".<\/span><\/p>

        Penyelenggaraan event ini bertujuan untuk: <\/span><\/p>

        1. Meningkatkan promosi dan kunjungan wisatawan  domestik maupun mancanegara,<\/p><\/li>

        2. Mengangkat potensi budaya dan ekonomi kreatif berlatar kearifan lokal  sehingga dapat dikenal sampai internasional<\/p><\/li>

        3. Membangkitkan kebanggaan dan rasa cinta generasi muda akan budaya lokal. <\/p><\/li>

        4. Apresiasi dan wadah bagi seniman serta pelaku ekonomi kreatif untuk terus berkarya secara berkelanjutan. <\/p><\/li><\/ol>

          Tahun 2025 ini Segoro Topeng Kaliwungu ditetapkan dalam agenda event nasional oleh Kementrian Pariwisata RI, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pariwisata Nomor SK\/13\/GK.01.02\/MP\/2025 tentang Penetapan 110 Karisma Event Nusantara Tahun 2025.<\/span><\/p>

          Event Segoro Topeng Kaliwungu 2025  didukung dengan rangkaian acara  selama 2 hari. Pada tanggal 28 Juni 2025 dilakukan kegiatan penanaman cemara laut di pantai Watu Pecak dengan tema \"Pantai Lestari, Cemara Menyapa\", Reggae Senja, dan Pameran UMKM. Pada tanggal 29 Juni 2025 digelar Mahameru Fishing Festival, Fashion Show Batik Lumajang dan sendratari kolosal \"Segoro Topeng Kaliwungu\" sebagai puncak acara. <\/span><\/p>

          Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap dengan event Segoro Topeng Kaliwungu, pariwisata di Kabupaten Lumajang akan semakin dikenal lebih luas.<\/span><\/p>

          Selanjutnya event Segoro Topeng akan terus dikembangkan dan dikemas menjadi paket wisata sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan   luar daerah dan luar negeri, seiring saat ini Lumajang sudah menjadi daerah tujuan wisata. Bahkan tahun 2024 kunjungan wisatawan mancanegara tercatat tertinggi di Jawa Timur. (disparlumajang)<\/span><\/p>","range_price":"undefined","address":"undefined","latitude":"undefined","longitude":"undefined","start_event":null,"end_event":null,"social_media":"{}","clicked":219,"status":"active","deleted_at":null,"created_at":"2025-06-27T01:39:17.000000Z","updated_at":"2026-04-04T03:07:13.000000Z","user_id":null,"distance":null,"myfiles":[{"id":1072,"data_details_id":359,"image":"https:\/\/lumajangtourism.com\/storage\/images_webp\/1232_pressreleasesegorotopengkaliwungu.webp","display":"on","created_at":null,"updated_at":null,"image_url":"https:\/\/lumajangtourism.com\/storage\/images_webp\/1232_pressreleasesegorotopengkaliwungu.webp"}],"relation_categories":[{"id":437,"filter_categories_id":19,"data_detail_id":359,"filter_categories":{"id":19,"categories_id":11,"name":"Pengumuman"}}]},{"id":365,"name":"Kuis Time Menangin Hadiahnya","opening_hours":"undefined","description":"

          \ud83e\udde0\u2753KUIS TIME! \u2753\ud83e\udde0<\/p>

          Waktunya uji pengetahuan kepariwisataan mu tentang lumajang!<\/p>

          GIMANA CARANYA?<\/p>

          \ud83d\udc47Komen jawabanmu<\/p>

          \ud83d\udc65Tag \/ mention 3 friends<\/p>

          \ud83d\udd04Ajakin mereka ikutan kuis ini!<\/p>

          Follow media sosial kami : ig pariwisata_lumajang | tiktok Pariwisata_Lumajang | fb Pariwisata Lumajang<\/p>

          HADIAHNYA?<\/p>

          \ud83c\udf816 SOUVENIR KEREN buat 6 pemenang yang terpilih.<\/p>

          Jangan sampai ketinggalan ya!<\/p>

          Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 3 Oktober 2025<\/p>

          Ikuti disini : https:\/\/bit.ly\/kuislumajangtourism<\/a><\/p>","range_price":"undefined","address":"undefined","latitude":"undefined","longitude":"undefined","start_event":null,"end_event":null,"social_media":"{}","clicked":21,"status":"active","deleted_at":null,"created_at":"2025-09-30T08:13:30.000000Z","updated_at":"2026-03-30T22:34:49.000000Z","user_id":null,"distance":null,"myfiles":[{"id":1127,"data_details_id":365,"image":"https:\/\/lumajangtourism.com\/storage\/images_webp\/1257_kuistimemenanginhadiahnya.webp","display":"on","created_at":null,"updated_at":null,"image_url":"https:\/\/lumajangtourism.com\/storage\/images_webp\/1257_kuistimemenanginhadiahnya.webp"}],"relation_categories":[{"id":443,"filter_categories_id":19,"data_detail_id":365,"filter_categories":{"id":19,"categories_id":11,"name":"Pengumuman"}}]},{"id":346,"name":"Sang Patriot Pariwisata Berawal dari Ide yang Dianggap Gila Kini Penarik Devisa Mancanegara","opening_hours":"undefined","description":"

          NamanyaAbdul Karim, 49 tahun. Berawal dari issue<\/i>strategis pemerintah yang akan membangun 10 destinasi baru atau yangdigaungkan sebagai 10 Bali baru Create 10New Bali <\/i>di Indonesia, Abdul Karim yang akrab disapa Bang Dul bertekadmenciptakan suatu atraksi daya tarik wisata yang mendunia. Pemikirannyasederhana sekali, \u201cyaa masak sih dari miliaran orang di dunia tahunya hanyaBali dan tidak ingin ke tanah Mahameru?\u201d.<\/p>

          Tekadnyaini sangat kuat. Ia memilih meninggalkan profesinya sebagai praktisi cat mobildi Jakarta untuk kembali ke Lumajang. Pada 2014 ia diamanati menjadi ketuaKelompok Sadar Wisata (pokdarwis) Desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo, kala itupemerintah Kabupaten Lumajang menggalakkan program, Destinasi 1 Kecamatan 1Desa Wisata. Beragam potensi wisata Lumajang, seperti  Air Terjun, Danau, Pantai, Gunung, Budaya,dan Ekonomi Kreatif, ia pasarkan melalui media sosial yang mudah dijangkauseluruh penduduk dunia.<\/p>

          Namun,berawal dari sebuah keperihatinan di desanya, ia melihat lingkungan yang kumuh,banyak pengangguran, serta kurangnya rasa peduli terhadap sesama khususnya pararemaja yang akan menjadi generasi muda ke depannya. Merasa prihatin akan halitu, ia berfikir bagaimana caranya untuk bisa merombak semua menjadi lebih baikdan bermanfaat. Ia pun beride untuk membuka potensi yang tersembunyi di desanya,dengan cara membuka daya tarik wisata Panorama Air Terjun Tumpak Sewu.<\/p>

          Iamengatakan, bahwa asal mula pencetusan nama Tumpak Sewu dimulai ketika pembukaanlahan yang sering disebut babat alas dilaksanakan pada hari jumat, setelahsholat dhuhur, dan dalam perhitungan hari jawa sudah mulai masuk hari sabtu.Tumpak berarti hari sabtu menurut bahasa jawa kuno, sewu artinya seribu yangmenggambarkan banyaknya sumber mata air sehingga sulit untuk menghitungnya. Jadi,dinamakan Panorama Air Terjun Tumpak Sewu.<\/p>

          \u201cSayamelihat sebuah Air Terjun yang sangat memesona. Airnya langsung dari mata airpegunungan, dan bentuknya melingkar seperti tirai. Mungkin ini akan menjadipembeda dari banyak air terjun di Indonesia bahkan di dunia. Saya juga melihatkeperihatian warga sekitar yang sangat kurang layak baik dari segi moral danekonomi akhirnya membulatkan tekad mengajak mereka untuk mulai mengelolah tepatini menjadi suata daya pikat agar dikenal dunia,\u201d ujar Bang Dul, di Sidomulyo,(12\/11\/2024).<\/p>

          Keberhasilannyapun tak semudah membalikan telapak tangan, karena mulai dari babat alas denganmedan yang sangat ekstrem untuk membuka jalur menuju panorama dan trecking<\/i> bukanlah hal yang mudah.<\/p>

          \u201cAdakeperihatinan awal yang saya rasakan ketika membuka jalur dan membuatpengelolan daya tarik wisata ini. Saya sempat dituduh dan banyak yang bilangbawhwa saya itu sudah gila. Banyak pendapat warga sekitar yang pesimis denganaksi yang saya lakukan, namun saya tetap berjuang, hingga saya pernah dianggaphilang di dasar sungai ketika melakukan susur jalur untuk pembukaan akses trecking <\/i>ke air terjun,\u201d kata Bang Dul.<\/p>

           <\/p>

          Rendahnyakualitas pendidikan serta kurangnya pergaulan positif para remaja ini yangmemicu meraka untuk berfikiran negatif, sempitnya sudut pandang mereka terhadapsesama, dan lingkungan di sekitarnya. Ia pun tetap bersemangat dan optimisbahwa sikap dan tindakanya dapat merubah nasib dari banyak warga sekitar airterjun ini agar lebih bermanfaat dan semua dapat merasakan taraf ekonomi yangbaik untuk hidup tepat rasa dan tepat guna. \u201cSaya tetap yakin bahwa usaha iniakan mendapatkan kesuksessan nantinya,\u201d ujarnya.<\/p>

          Setelahselesai membuka jalur untuk panorama air terjun dan trecking.<\/i> Tantangan baru mulai ia hadapi dalam pengelolaan dayatarik wisata ini, karena ia tidak memiliki asset lahan yang sangat luas danbanyak akses yang memakan lahan perkebunan salak warga. Satu sisi warga tidakingin kehilangan mata pencarihannya sebagai petani salak, sisi lainnyamembutuhkan jalur akses. Hal lain pula yang ia risaukan adalah bagaiamanacaranya warga sekitar dapat ikut merasakan buah kesuksessan dan bukan hanyamenjadi penonton keberhasilan investor nantinya.\u201d Saya kebingungan sekali, yaatau sendiri bagaimana kualitas sumber daya manusia di sini, apalagi banyak yangsudah menganggap saya sudah tidak waras, kan?\u201d ujar Bang Dul sembari menghelanapas.<\/p>

          Iatetap membulatkan tekad dan memberanikan diri untuk mengundang warga sekitaryang lahannya termasuk dalam jalur menuju panorama dan trecking <\/i>untuk bermusyawarah dalam pembahasan pengelolaan dayatarik wisata Panorama Air Terjun Tumpak Sewu. Menurutnya, musyawarah inimerupakan cara terbaik untuk mengajak warga sekitar dalam melakukan swakelolaagar semua dapat menikmati hasilnya.<\/p>

          \u201cAlhamdulillah,warga yang lahannya digunakan sebagai akses menuju panorama dan trecking,<\/i> pikirannya pun ternya terbukadan mau berswakelola, saya yang awalnya takut, ternyata mendapat angin segardan semangat baru untuk tetap mengelolah daya tarik ini menjadi tambahanpendapatan warga.\u201d kata Bang Dul.<\/p>

          Bertumbuh kembang Signifikan<\/b><\/p>

          Kigiatanpembukaan jalur dan pengelolaan daya tarik wisata Panorama Air Tejun TumpakSewu mulai berjalan dan sudah membuat konten promosi untuk menarik pengunjung,sehingga mulai berdatangan pengunjung atau wisatawan nusantra terlebih dahulu. <\/p>

          Iamengatakan, bahwa dengan adanya pengunjung kita bisa menjual tiket danmemberikan jasa guide<\/i> kepada meraka,sehingga dari pedapatan itu kami gunakan untuk pengembangan daya tarik dansesuai dengan hasil musyawarah, kami memberikan bagi hasil kepada warga yanglahannya digunakan sebagai penitiapan kendaran dan akses menuju panorama.<\/p>

          \u201cAdakebanggaan tersendiri bisa memperkanalkan keindahan alam Lumajang dan membantupeningkatan taraf hidup warga sekitar yang dulunya banyak premanisme danpengangguran hingga saat ini mulai berbenah menjadi lebih baik, intinya adalahbermanfaat tepat rasa dan tepat guna,\u201d ujarnya.<\/p>

          Ceritakeberhasilan Bang Dul dan kelompoknya tidak terhenti disitu saja. Pada saatawal perkembangannya masih belum ada wisatawan mancanegara yang hadir diPanorama Air Terjun Tumpak Sewu. <\/p>

          Melihatdata kunujungan wisatawan Dinas Kebudayan dan Pariwisata Lumajang, wisatawannusantara pada 2014 sejumlah 1.220 orang, sedangkan wisatawan mancanegara 0orang, trend <\/i>kunjungan wisatawannusantara mulai nampak melaju positif  signifikan pada 2015 sejumlah 8.956 orang,namun wisatawan mancanegara masih tetap berdiri pada 0 orang. Pada 2016 mulaimendapatkan lonjakan kunjungan wisatawan nusantara sejumlah 43.309 orang dan wisatawanmancanegara 571 orang.<\/p>

          \u201cInimerupakan peningkatan sangat derastis pada tahun 2016, akhirnya kamikebingungan karena banyaknya wisatawan mulai membludak kemudia daya tampungpenitipan kendaraan dan toilet kurang mencukupi. Sukurnya, warga sekitar mulaimembuka lahannya untuk penitipan kendaraan dan toilet. Tentunya tetap padakesepakatan sesuai hasil musyawarh. Jadi, ada bagi hasil antara pengelolahdengan warga dan sebaliknya,\u201d ujarnya.<\/p>

          Menurutnya,awal mula hadirnya wisatawan mancanegara dikarenakan ada salah satu photographer<\/i> berasal dari negeri Jiranyang ingin mencari makam leluhurnya, yaitu Syekh Jalaludin dan Nyai AjengMusarofah, yang ternyata setelah ditelusuri dekat dengan panorama, akhirnyadipotretlah keindahan Air Terjun Tumpak Sewu dan si photographer<\/i> kembali dengan komunitasnya dari lintas negara untukberwisata ke Air Terjun Tumpak Sewu.<\/p>

          Merujukkembali dari data kunjungan wisatawan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lumajang,dapatterpantau 2017 wisatawan nusantara sejumlah 70.794 orang  dan wisatawan mancanegara 1.527 orang,ironisnya 2019 wisatawan nusantara mengalami penurunan menjadi 30.968 orang danwisatawan mancanegara mengalami peningkatan menjadi 5.900 orang.<\/p>

          Iamenagatakan, bahwa pada 2020 hingaa 2022 wisatawan mengalami penurunan derastiskarena adanya bencana covid-19 dan erupsi Gunung Semeru juga, sehingga sangatsedikit sekali pengunjung Air Terjun Tumpak Sewu. Namun pada 2023 wisatawanmulai membanjiri Air Terjun Tumpak Sewu Kembali.<\/p>

          Haltersebut terbukti pada data kunjungan wisatawan Dinas Pariwisata Lumajang, pada2023 terlihat wisatawan nusantara yang berkunjung ke Air Tejun Tumpak Sewusejumlah 49.835 orang dan wisatawan mancanegar 26.473 orang. Dari awal tahun2014 hingga 2023 nampak laju trend<\/i>positif kunjungan wisatawan mancanegara ke Air Tejun Tumpak Sewu, Pronojiwo,Lumajang.<\/p>

          \u201cAlhamdulillah,dengan terbukanya Air Terjun Tumpak Sewu menjadi pintu masuk wisatawanmancanegara sehingga berdampak positif mulai bermunculan jasa usaha pariwisatadi Kecamatan Pronojiwo hinga ke Lumajang, seperti jasa akomodasi, homestay<\/i>, hotel, rumah makan, dan dapatmenggerakan pemuda menjadi gauide<\/i>yang dulunya banyak premanisme sekarang mulai tertata adab dan ilmunya, sungguhsangat bersyukur lagi mas, 2,5% dari pendapatan kami bisa digunakan untukmembantu kaum dhuafa,\u201d kata Bang Dul.<\/p>

          Haltersebut dibenarkan setelah melihat data dan informasi analisa pasar serta PDRBpariwisata Dinas Pariwisata Lumajang, segmentasi geografis wisatawanmancanegara 9,43 % dari Eropa dan 8,38 % dari Asia berdasarkan total negara asalwisatawan yang menuju ke Lumajang. Kemudian PDRB Pariwisata Lumajang 43,76 %disumbang dari sektor akomodasi dan makan-minum.<\/p>

          BangDul membenarkan, bahwa kunjungan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke AirTerjun Tumpak Sewu masing-masing memliki highseason <\/i>kunjungan. Dari Eropa dan Australia kami sudah membangun kerjasamapada sektor mitigasi bencana dan marketing<\/i>Tumpak Sewu di Australia. Namun pada akhir \u2013 akhir ini banyak warga dari Chinayang berkunjung ke Air Terjun Tumpak Sewu. Kami pun sempat melakukan kerjasamadengan Konsulat Jendral China untuk tetap saling menjaga jejaring dan hospitality<\/i> wisatawan mancanegara khsusunyadari China.<\/p>

          \u201cSaatini gerbang masuk wisatawan mancanegara adalah Air Terjun Tumpak Sewu yang adadi Pronojiwo, kami tetap fokus untuk mengawal pariwisata Lumajang agar  semua potensi terdampak dari Tumpak Sewu,\u201dkata Yuli Harisma.<\/p>

          KepalaDinas Pariwisata Lumajang Yuli Harisma, menekankan pariwisata di wilayah BromoTengger Semeru terus dikawal dan Tumpak Sewu sebagai salah satu gerbangmasuknya wisatawan mancenagara, sehingga keseluruhan potensi pariwisataLumajang harus dipersiapkan dan disebarluaskan melalui digitalisasi Tourism Information System<\/i>.<\/p>","range_price":"undefined","address":"undefined","latitude":"undefined","longitude":"undefined","start_event":null,"end_event":null,"social_media":"{}","clicked":33,"status":"active","deleted_at":null,"created_at":"2025-02-11T02:10:54.000000Z","updated_at":"2026-04-02T07:43:38.000000Z","user_id":null,"distance":null,"myfiles":[{"id":1128,"data_details_id":346,"image":"https:\/\/lumajangtourism.com\/storage\/images_webp\/677_sangpatriotpariwisataberawaldariideyangdianggapgilakinipenarikdevisamancanegara.webp","display":"on","created_at":null,"updated_at":null,"image_url":"https:\/\/lumajangtourism.com\/storage\/images_webp\/677_sangpatriotpariwisataberawaldariideyangdianggapgilakinipenarikdevisamancanegara.webp"}],"relation_categories":[{"id":424,"filter_categories_id":36,"data_detail_id":346,"filter_categories":{"id":36,"categories_id":11,"name":"Berita"}}]},{"id":366,"name":"Segoro Topeng Kaliwungu Atraksi Budaya Kolosal Kabupaten Lumajang 2026","opening_hours":"undefined","description":"

          Tentang Segoro Topeng Kaliwungu
          <\/h2>

          Segoro Topeng Kaliwungu<\/strong> merupakan pertunjukan seni budaya kolosal yang terinspirasi dari kejayaan Kerajaan Lamajang Tigang Njuru pada masa Majapahit Timur. Event ini menghadirkan sendratari Tari Topeng Kaliwungu yang dikemas secara dramatik, atraktif, dan penuh kejutan visual, menjadikannya salah satu agenda budaya unggulan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.<\/p>

          Segoro Topeng Kaliwungu<\/strong> is a grand cultural performance inspired by the glory of the Lamajang Tigang Njuru Kingdom during the Eastern Majapahit era. This event presents a colossal dance drama of the Kaliwungu Mask Dance, staged in a dramatic, attractive, and visually stunning concept, making it one of Lumajang Regency\u2019s flagship cultural attractions in East Java.<\/p>


          Daya Tarik Utama Segoro Topeng Kaliwungu<\/h3>

          Pertunjukan ini menghidupkan kembali kisah sejarah melalui perpaduan gerak tari, topeng, busana tradisional, dan musik yang berakar kuat pada tradisi lokal. Sebagai Warisan Budaya Takbenda, Tari Topeng Kaliwungu dipentaskan dengan pendekatan inovatif tanpa meninggalkan nilai-nilai leluhur.<\/p>

          This performance revives historical narratives through a powerful combination of dance movements, masks, traditional costumes, and music deeply rooted in local traditions. As an Intangible Cultural Heritage, the Kaliwungu Mask Dance is presented with an innovative approach while preserving its ancestral values.<\/p>


          Informasi Event Segoro Topeng Kaliwungu<\/h3>

          Lokasi: Kaliwungu, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur | Location: Kaliwungu, Lumajang Regency, East Java
          Tanggal: 27\u201328 Juni 2026 | Date: June 27\u201328, 2026
          Jenis Event: Seni Budaya & Pertunjukan Kolosal | Event Type: Cultural Arts & Colossal Performance
          Konsep: Sendratari Tari Topeng | Concept: Mask Dance Drama Performance
          Skala Acara: Event budaya unggulan daerah | Event Scale: Regional flagship cultural event
          <\/p>


          Nilai Budaya dan Kreatif<\/h3>

          Segoro Topeng Kaliwungu tidak hanya menjadi atraksi wisata budaya, tetapi juga ruang apresiasi bagi seniman lokal serta penggerak ekonomi kreatif. Kegiatan ini melibatkan penari, musisi, perajin kostum, hingga pelaku UMKM setempat, sehingga memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.<\/p>

          Segoro Topeng Kaliwungu is not merely a cultural tourism attraction, but also a platform for local artists and creative economy drivers. The event involves dancers, musicians, costume artisans, and local MSMEs, generating social and economic impacts for the surrounding community.<\/p>


          Akses dan Transportasi<\/h3>

          Bandara terdekat: Bandara Internasional Juanda (SUB) | Nearest Airport: Juanda International Airport (SUB)
          Stasiun terdekat: Stasiun Klakah | Nearest Train Station: Klakah Station
          Akses darat mudah dari pusat Kota Lumajang | Easy land access from Lumajang city center
          <\/p>


          Kenapa Harus Mengunjungi Segoro Topeng Kaliwungu?<\/h3>

          Menyaksikan pertunjukan budaya kolosal berbasis sejarah | Experience a historical-based colossal cultural performance
          Mengenal Warisan Budaya Takbenda Lumajang | Discover Lumajang\u2019s Intangible Cultural Heritage
          Menikmati seni tari, musik, dan visual yang spektakuler | Enjoy spectacular dance, music, and visual performances
          Mendukung seniman dan ekonomi kreatif lokal | Support local artists and the creative economy<\/p>","range_price":"undefined","address":"undefined","latitude":"undefined","longitude":"undefined","start_event":null,"end_event":null,"social_media":"{}","clicked":4,"status":"active","deleted_at":null,"created_at":"2026-02-11T04:47:06.000000Z","updated_at":"2026-04-03T02:10:55.000000Z","user_id":null,"distance":null,"myfiles":[{"id":1140,"data_details_id":366,"image":"https:\/\/lumajangtourism.com\/storage\/images_webp\/3160_segorotopengkaliwunguatraksibudayakolosalkabupatenlumajang2026.webp","display":"on","created_at":null,"updated_at":null,"image_url":"https:\/\/lumajangtourism.com\/storage\/images_webp\/3160_segorotopengkaliwunguatraksibudayakolosalkabupatenlumajang2026.webp"}],"relation_categories":[{"id":444,"filter_categories_id":36,"data_detail_id":366,"filter_categories":{"id":36,"categories_id":11,"name":"Berita"}}]}],"first_page_url":"https:\/\/lumajangtourism.com\/api\/news?page=1","from":1,"last_page":1,"last_page_url":"https:\/\/lumajangtourism.com\/api\/news?page=1","links":[{"url":null,"label":"« Sebelumnya","active":false},{"url":"https:\/\/lumajangtourism.com\/api\/news?page=1","label":"1","active":true},{"url":null,"label":"Berikutnya »","active":false}],"next_page_url":null,"path":"https:\/\/lumajangtourism.com\/api\/news","per_page":8,"prev_page_url":null,"to":5,"total":5}}